Oleh: kajianmuslimah | 4 Februari 2008

Rukun Islam dan Prinsip-Prinsip Akhlak

Kajian Muslimah

Hari , tanggal : Senin, 4 Februari 2008

Pemateri : Ummu Fatih

Materi : Rukun Islam dan Prinsip-Prinsip Akhlak

 

 

Ummu Fatih,

Alhamdulillah hirobbli’aalamiin, segala puji kita panjatkan ke hadirat Ilahi Rabbi, Penguasa Seluruh Alam. Atas rahmat dan kasih sayangNya, kita semua bisa hadir di sini utk tolabul’ilm.

Walaupun di tengah2 berbagai kesibukan di depan komputer, tapi Allah SWT masih memberikan waktu luang buat kita, untuk sejenak merajut ukhuwah lewat kajian cyber ini dan mencari ilmu Allah.

InsyaAllah, pada kesempatan ini, saya akan membawakan satu tema ttg Kaitan rukun Islam dan Prinsip-prinsip Akhlak

Tentu utk kita semua disini, sebagai muslim, sudah sangat hapal apa itu rukun Islam Bahkan mungkin banyak jg yg bisa menjelaskan apa makna-maksud setiap butirnya. Ada Syahadat, Sholat, Zakat, Shaum di bulan Ramadhan dan Haji ke Baitullah Dari kelima rukun Islam itu ternyata memiliki kaitan yg sangat erat dg Akhlak, bahkan rukun Islam adalah pedoman bagaimana seorang muslim seharusnya ber-akhlak.

 

Rasulullah SAW diutus kepada kita mengemban tugas utk menyempurnakan Akhlak

Al-Hadits : “ Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia” (HR.Malik)

Begitu pentingnya akhlak dalam islam seakan tidak ada ajaran agama kecuali akhlak. Oleh karena itu akhlak menjadi landasan hidup dan pijakan dalam berbicara , bersikap dan berprilaku, sebagaimana firman Allah SWT:

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”(Q.S. Al-Qalam, 68: 4)

Al-Hadist : Agama adalah akhlak yang baik (HR.Hakim)

Kaum mukminin yang paling sempurna imannya, adalah orang yang paling baik akhlaknya.” (HR. Ahmad, Al Hakim dll)

 

Rukun Islam sangat erat kaitannya dengan akhlak. Dua kalimat syahadat, shalat, zakat, shaum dan haji tidak dapat dipisah-pisahkan dari prinsip nilai akhlak. Setiap rukun itu harus berdampak positif pada perubahan perilaku dan gaya hidup seorang muslim. Ok..kita bahas satu2 yah…

 

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat, menuntut kejujuran dan keikhlasan.

Mengucapkan syahadat bukan sekedar formalitas utk menjadi muslim akan tetapi lebih jauh dan dalam adalah sbg bukti keyakinan yang kuat dan kejujuran yang sempurna serta keikhlasan yang dalam utk menerima islam sebagai system hidup.

Bila seorang muslim JUJUR dalam menerima syahadat ini, tidak akan terjadi penolakan2 terhadap hukum2 yg ALlah sudah tetapkan.

Bagaimana ALlah telah menetapkan garis, mana yg dihalalkan olehNya, mana yg diharamkan olehNya, semua jelas, dan mana juga kemudahan2 yg ditawarkan Allah SWT agar kita makhlukNya tidak sulit dalam menjalankan ajaranNya.

Rasulullah SAW bersabda : “ Tidak ada seorang hamba yang mengucapkan laa ilaaha illallah kemudian mati dengan komitmen padanya melainkan ia masuk syurga” ( HR.Bukhari)

Barangsiapa yang menghadap Allah dengan dua kalimat syahadat tanpa meragukan sedikitpun maka ia masuk syurga”(HR.Ahmad)

Inilah bukti bahwa kemurnian Syahadat bagi seorang muslim akan terealisasi dari Akhlaknya dan baginya pahala surga yg telah dijanjikan. Ini satu-satunya TIKET MASUK SYURGA.

Tidak Ada Tuhan SELAIN Allah dan Nabi Muhammad SAW utusan Allah.

 

2. Menegakkan shalat, berdampak pada mencegah kejahatan dan kemungkaran

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadmu, yaitu Al-Kitab 8Al-Qur’an) dan dirikanlah shalat.Sesungguhnya shalat itu mencegah diri dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain) dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

(Q.S. Al-Ankabuut,29 :45)

 

mengapa masih banyak orang sholat namun tidak mampu mencegah dirinya berbuat maksiat pada ALlah???

itu artinya, masih banyak kaum muslim yg tidak memahami hakikat shalat. Kerapihan dan penghayatan makna shalat akan membawa seseorang berakhlak mulia dan akan terjadi pula sebaliknya. Bila shalatnya tidak dipahami dg baik, maka tidak akan berpengaruh apa2 pada kemuliaan akhlaknya. Menjauhkan diri dari sifat buruk dan mensucikan diri dari semua perkataan serta amal buruk adalah hakikat shalat

Hadits Qudsi :

Sesungguhnya Aku menerima shalatnya seseorang yang tawadhu’ karena keagunganKu, tidak sombong terhadap makhlukKu, tidak terus menerus melakukan maksiat terhadapKu, menghabiskan siangnya untuk berzikir kepadaKu, menyayangi orang miskin, ibnu sabil dan janda serta menyantuni orang yang terkena musibah.” (HR.Al-Bazzar)

Apa yg kita lakukan bila terkena masalah??sebagai muslim, Allah SWT telah memberikan jalan keluar..yakni dg shalat. Dengan begitu, walaupun kita dalam kondisi di uji Allah, tetap sabar.

”Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS Al-Baqarah: 45).

 

3. Mengeluarkan zakat dapat menghilangkan penyakit pelit dan mengembangkan semangat solidaritas.

merupakan bentuk penanaman perasaan kasih dan sayang, Fungsi zakat adalah penguat hubungan antar orang-orang yang saling mengenal, serta penyatuan lintas strata masyarakat.

 

Tujuan zakat tercantum dalam Al-Qur’an Al Kariim :

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka dengan zakat itu mereka membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka dan Allah Maha Mendengar dalgi Maha Mengetahui. (Q.S. An-Nissa: 77)

 

Tidak ada kata terlambat, mulai saat ini, kita lihat harta kita, apakah masih banyak yg belum terzakati? tidak dikeluarkan sedekahnya? Maka segeralah keluarkan, agar harta yg kita pakai utk makan keluarga, sekolah, dll merupakan harta bersih yg telah disucikan dg zakat dan sedekah.

 

4. Shaum di bulan ramadhan dapat mengendalikan diri dari nafsu syahwat yang memiliki kecenderungan negative.

Ibadah shaum ini tidak dipandang hanya sebatas larangan makan dan minum dalam rentang waktu tertentu, tapi merupakan tahapan larangan bagi jiwa manusia mengendalikan syahwatnya yang cenderung negative.

Bukanlah puasa itu hanya sekedar tidak makan dan minum. Puasa itu adalah meninggalkan ucapan yang sia-sia dan kata-kata yang jorok. Jika seseorang mencacimu atau berbuat jahil kepadamu katakana saja,”Aku sedang puasa’”. (HR. Ibnu Khuzaimah)

 

5. Menunaikan haji ke tanah suci sebagai pembentuk sikap totalitas kepada Allah, karena dituntut jihad harta, jihad fisik, jihad waktu dan kepasrahan diri dalam melaksanakan ritual haji yang telah ditetapkan.

Ini adalah klimaks dari pelaksanaan rukun islam lainnya. Bagaimana totalitas kita berserah diri utk ibadah kepada Allah SWT

 

Haji adalah jihad harta – jihad fisik

Sebagian orang mengira bepergian ke tanah suci ibarat wisata dan jauh dari pesan moral dan nilai luhur dari berbagai ritual ghaib didalamnya. Ini adalah salah besar.

Allah SWT berfirman :

Musim haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan didalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal,” (Q.S. Al-Baqarah:197)

 

Rafats adalah berjima’ atau melakukan hal-hal yang mengundang timbulnya birahi, atau berbicara tentangnya di hadapan wanita (Lihat Tafsir Ibnu Katsir 1/236-237).

Demikianlah para muslimah sekalian, lemahnya dan bobroknya akhlak adalah bukti kelemahan iman.

Betapa seringnya Allah mengawali kitabnya dengan “Hai orang-orang yang beriman….” Selanjutnya Allah menyebutkan tugas yang dibebankan kepada mereka.

Kekuatan iman terlihat dari bagaimana ia berprilaku pada tamu, tetangganya, berkata-kata,dll.

Semoga kita tidak menjadi orang-orang yang BANGKRUT…….apa itu bangkrut?

Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut itu?” Mereka menjawab,”Orang bangkrut menurut kami adalah orang yang tidak punya dirham dan harta benda.”Beliau bersabda,”Orang bangkrut dikalangan umatku adalah seseorang yang datang pada hari kiamat nanti dengan shalat, zakat dan puasanya. Ia datang pada hari itu dan sebelumya pernah mencaci di ini, menuduh si ini, memakan harta si ini, menumpahkan darah di ini, dan memukul ini. Maka yang ini diberi dari kebaikannya (ibadahnya) dan itu dari kebaikannya (ibadahnya). Jika kebaikannya sudah habis sebelum melunasi

 

 

* * * * *

 

Diskusi

 

Mba Diana : Ttg sholat, utk mencegah kejahatan & kemunkaran..

ranti: iya tuh mbak..gimana kan banyak jg pejabat yg terindikasi kasus korupsi sebenarnya jg dikenal org sbg org yg baik keliatannya gtu

Mba Diana : “gimana kan banyak jg pejabat yg terindikasi kasus korupsi sebenarnya jg dikenal org sbg org yg baik keliatannya gtu”

Ummu Fatih: jawab : Yah, memang kita tidak bisa menilai seseorang dari ‘kelihatannya’ yah…

Ummu Fatih: tapi sebetulnya akhlak dia thd keluarga, bawahannya, tetanggan tdk mencerminkan akhlak muslim yg paham rukun Islam

Ummu Fatih: bahkan bisa jd dia tdk melaksanakannya (sholat, zakat,dll)

Ummu Fatih: Jadi, di materi tadi kita bisa buktikan…siapapun dia, bila betul2 berusaha melaksanakan kelima rukun islam dan memahami maknanya, insyaAllah tidak akan menjadi org yg kelihatannya baik, pdhl ternyata telah banyak berbuat dosa (mencuri, korupsi, mendzolimi,dll)

Ummu Fatih: itu saja…mungkin ada yg mau bantu menambahkan …

Mba Diana : silakan ukhtifillah karim..

Mba Diana : brgkl ada yg mau menambahkan..

Mba Diana : ummi, kmrn ada yg cerita, ada muslimah, sdh mengaji..

Mba Diana : kmdn dia pacaran, lalu dia keluar dr ngajinya..

Mba Diana : kmdn, muslimah itu cerita ke temanya, kl dia dan pacarnya ini melakukan perbuatan yg sdh termasuk zina..

Mba Diana : tp muslimah ini membela diri, katanya, kata pacarnya itu, itu hanya dosa kecil..

Ummu Fatih: innalillahi

Mba Diana : tak apa-apa..

Mba Diana : temannya ini yg cerita pd saya..

Mba Diana : katanya, padahal itu akhwat..

Mba Diana : sy sendiri tdk bisa percaya klo ada akhwat yg melakukan hal itu..

Mba Diana : gmn sebaiknya kita sbg temannya, ummi?

ranti: mungkin ini yg dibilang iman tuh ada pasang surutnya..jd kalo mo kuat terus ya terus dipupuk gtu

Ummu Fatih: Banyak muslim yg mengalami futur atau penurunan keimanan yg tidak dg cepat di atasi, sehingga menganggap dosa/maksiat menjadi hal yg kecil atau remeh

Ummu Fatih: dan akhirnya….jatuh pada kemaksiatan yg besar dan fatal. Baik secara aturan agama maupun norma masy.

Ummu Fatih: Sedikit soal pacaran

Ummu Fatih: ini adalah salah satu pintu syetan menuju zina yg sebenarnya.

Ummu Fatih: padahal Allah saja melarang mendekati zina melalui firmannya :

Ummu Fatih: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32).

Ummu Fatih: apalagi bila sdh sampai pada zina farj. Naudzubillah…

Ummu Fatih: Nah, semoga kisah saudara kita ini menjadi pengingat buat kita agar senantiasa berada dalam rel keimanan dan selalu di refresh terus imannya dg ibadah, agar tdk jatuh pada kemaksiatan

Ummu Fatih: Namun sebagai teman, saudara, tentunya kita jg membiarkan saudara kita terus dalam dosa, dan merasa ‘nyaman’ dg dosa tsb

Ummu Fatih: Kewajiban kita adalah menyadarkannya lagi dan mengajaknya lagi utk kembali ke jalan Allah

Ummu Fatih: Teknisnya, bisa dg didekati lagi..jg diajak2 dulu ke ngaji atau ta’lim yg serius.

Ummu Fatih: Tapi dekatilah sbg seorang sahabat. buat dia percaya sama kita, dari situ dia akan curhat ttg dirinya,

Ummu Fatih: sementara kita jd pendengar, lama2 mulai dikit2 kita kasih masukan utk ingat Allah, ingat kalau Allah itu Maha Luas ampunannya, Maha Kasih pada makhlukNya…dst. Agar dia gak putus asa krn merasa udah gelimang dosa

Ummu Fatih: Jadi jg di jauhi, jalin terus persahabatan, dan jg lupa mendo’akan. Karena ALlah SWT saja yg BERKEHENDAK utk memberinya hidayah agar kembali ke jalanNya.

Ummu Fatih: begitu kira2…silahkan kalau ada yg mau nambahin

Mba Diana : jd jgn dijauhi ya ummi..

Mba Diana : malah hrs didekati terus..

Mba Diana : sy jd ingat, ada kata hikmah begini, sy lupa persisnya..

Mba Diana : “Jangan tinggalkan temanmu, karena dia bisa saja bersama dengan yang lain,

Mba Diana : sedangkan kamu,”

Ummu Fatih: iyah kira2 gitu…

Ummu Fatih: dan kita jg mesti sabar menghadapinya..

Mba Ocha : kutipan darimana mbak?

Mba Ocha : berkaitan ma pacaran ..

Mba Ocha : kalo yg dikasih tau dengan baik2 ga mo denger gimana?

Mba Ocha : misal orang itu dekeet banget gitu ummu ma kita

Mba Ocha : katanya udah menjauh dari laki2 itu.. ternyata ketahuan masih ada kontak

Mba Diana : kutipan dr Hasan al banna klo ga salah

Ummu Fatih: yah….sabar, terus ajah kita nasehatin, disadarkan ttg apa gunanya pacaran sih?? gak ngejamin tahu luar dalem…dst…dan tentu bantu dg do’a

ema: nanya,bgmn klo ssorg melanggar aturanNYa apakah syahadatnya batal/gmn?

Mba Ocha : melanggar yg bagaimana?

Ummu Fatih: Pernah ada, seorang muslimah yg sebelumnya berada dalam lembah nista, namun dg izin Allah, ada akhwat yg bisa mengajak dia kembali ke Islam

ema: misalnya berbuat maksiat

Ummu Fatih: Pertanyaan Mba ema yah

Ada beberapa hal yg menjadi pembatal syahadat. Dan semua ini ada dicantumkan dalam AlQur’an dan hadits

Seperti Syirik (menduakan Allah) dg menyembah patung, jimat, orang suci,dll

atau syirik dalam arti tidak menyakini harta, hidup-mati,takdir adalah kehendak Allah..inipun bisa membatalkan syahadat. lalu point lain adalah menyangsikan keberadaan Allah (istilahnya Al-Ilhad)

yg bisa menjerumuskan kita pada atheis/tdk percaya Tuhan dan selanjutnya adalah Nifaq atau munafik.

Nah, bila maksiat yg di lakukan seorang muslim berada dalam salah satu dari ketiga itu..maka itu bisa saja mengotori, bahkan membatalkan syahadatnya, maka wajiblah dia bertaubat yg sebenarnya dan kembali pada Islam/bersyahadat..seperti itu…..makanya kita mesti sangat berhati2..jgn sampai keimanan kita pd syahadt terkotori oleh syirik2 kecil seperti percaya ramalan bintang, kufur nikmat, percaya mitos dan jimat,dll.

Atau berhati2 dari ciri2 org munafik (al-hadits. ciri org munafik bila berbicara bohong, bila diamanahi khianat dan bila berjanji diingkari)

* * * * *

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: