Oleh: kajianmuslimah | 19 November 2007

Pandangan Mata

Pemateri: Ibu Ulfa
Tanggal: 19 November 2007

MATERI

Pada kesempatan kali ini ingin menyampaikan tentang salah satu aktivitas indera kita yaitu mata. Benar tentang Pandangan Mata.

Mungkin indera mata kita adalah indera tercepat dalam menangkap hal di luar tubuh kita. Pandangan Mata selalu menyukai hal-hal yang indah dan menakjubkan, mata akan terbuka bila melihat hal-hal yang dicintai. Mata pun akan terpejam bila melihat hal-hal yang menyilaukan ataupun hal yang tidak disukai.

Pandangan Mata yang bagaimanakah yang disukai Allah? Tentunya semua muslimah disini ingin mempunyai pandangan mata yang selalu disukai Allah. Karena hanya pandangan mata yang selalu disukai Allah-lah yang akan menyelamatkan kita dari api neraka. Dan ingatlah Allah sangat tidak menyukai pandangan mata yang khianat, sebagaimana dalam firman Allah di bawah ini:

“Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (Ghafir: 19).

Pandangan Mata yang disukai Allah adalah pandangan mata yang penuh iman kepada Allah, pandangan mata yang mengharapkan keridhaan Nya, pandangan mata yang penuh ketakutan akan siksa Nya, dan pandangan mata yang selalu menjaga rambu-rambu-Nya. Sebaliknya, pandangan mata yang tidak disukai Allah adalah pandangan mata tidak memperhatikan rambu-rambuNya. Pandangan mata yang hanya melihat keindahan dunia yang semu saja akan memudahkan melupakan rambu-rambuNya. Tak akan ada yang bisa melihat bahwa pandangan matanya adalah pandangan mata yang disukai Allah kecuali diri sendiri dan Allah saja.

Untuk itulah, muslimah Kamus yang saya sayangi, marilah kita bersama-sama setiap saat, selagi mata melihat, selagi mata terbuka, jagalah pandangan mata kita dari hal-hal yang tidak diinginkan Allah untuk kebaikan mata kita sendiri. Di akhirat nanti mata akan menjadi salah satu saksi kita dihadapan Allah

Ingatlah perintah menjaga pandangan tidak hanya untuk para laki-laki/suami, tapi juga perempuan/istri seperti kita ini. Dengan menjaga pandangan mata kita, akan banyak menyelamatkan kita dari dosa memandang hal-hal yang tidak perlu, bahkan akan menyelamatkan kita dari dosa-dosa yang lebih besar.

Di era internet yang mengglobal ini, tak ada yang tidak bisa membatasi pandangan mata kita (khususnya pandangan mata di depan komputer) kecuali diri kita sendiri. Dan di luar sana, banyak berbagai keindahan dunia yang semu pun akan mudah menipu pandangan mata kita bila lupa kepada Allah. Dan ingatlah setitik dosa akan menjadi noktah di hati kita, dan bila kita biarkan noktah itu bertubi-tubi datang ke hati kita maka akan menghitamkan hati kita. Sakitlah hati kita yang diawali dari sakitnya pandangan mata kita, karena itulah Rasulullah saw pun mencontohkan doa yang setiap pagi dan sore dilantunkan, untuk selalu bermohon akan kesehatan pandangan mata kita:

Allahumma aafini fi badani, Allahumma aafini fi sam’i,
Allaahumma aafini fi bashari, Allaahumma aafini laa ilaaha Anta

Semoga dengan selalu melantunkan doa ini disetiap pagi dan sore dan tentunya selalu berusaha menjaga pandangan mata kita. Allah akan menjadikan mata kita sebagai penyelamat kita dari api neraka…amiin ya rabbal alaamin. Wallahu’alam bishawab

Kebenaran adalah Milik Allah semata, semoga kita diberikan kemudahan untuk menerima hidayahNya. Amiin

*****************************************************************

DISKUSI

Uci: arti doanya apa ya?

Ibu Ulfa: Ya Tuhan Kami, limpahkanlah kesehatan badanku,
Ibu Ulfa: Ya Tuhan Kami, limpahkanlah kesehatan pendengaranku,
Ibu Ulfa: ya tuhan kami, limpahkanlah kesehatan penglihatanku
Ibu Ulfa: Tiada Tuhan Selain Engkau
Ibu Ulfa: demikian ya arti dari doa di atas

Uci: Ingatlah perintah menjaga pandangan tidak hanya untuk para
laki-laki/suami, tapi juga perempuan/istri seperti kita ini, bisa di
beri contoh?

Ibu Ulfa: tentang contoh..
Ibu Ulfa: banyak sekali..
Ibu Ulfa: seperti haramnya melihat aurat orang lain
Ibu Ulfa: itu kan menjaga pandangan mata
Ibu Ulfa: itu baru satu contoh
Ibu Ulfa: gimana bisa dipahami
Ibu Ulfa: mbak Uci
Uci: bisa , terima kasih bayak penjelasannya

Muza: bagaimana kalau misal memandang tapi tidak mengundang syahwat
Muza: misal memandang guru ngaji kita [ ikhwan ] tapi kita tidak ada
nafsu syahwat

Ibu Ulfa: baiklah ttg memandang tapi tidak mengundang syahwat ya…
Ibu Ulfa: baiklah..kita ingat kembali..ttg pandangan mata bahwa
perintahnya adalah pandangan mata yang dijaga
Ibu Ulfa: jadi menjaga pandangan
Ibu Ulfa: mata
Ibu Ulfa: sejauh mana seberapa lama bolehnya sejam, semenit, sedetik, atau…
Ocha: ** muza mandang ampe melotot
Ibu Ulfa: kembali bagaimana kita bisa menjaga pandangan mata kita atau tidak
Ibu Ulfa: mungkin bisa di ingat satu syair dari mata turun ke
hati…nah lho,..^-^
Ibu Ulfa: kalo udah demikian…berarti udah…..berbahaya
Ibu Ulfa: jadi boleh memandang itu boleh tapi seperlunya..seperti dalam kelas tadi
Muza: ga nyampe turun ke hati mba ulfa , insyaAllah bisa jaga hari mba ulfa
Muza: tapi bahaya jg ya kalua dipikir-pikir
Muza: itu tuh susahnya kalau udah biasa mba
Ocha: silaf dikit bisa jadi zina mata ya mbak
Ibu Ulfa: nah yang biasa itu lho..kalo terus menerus akan bisa
meninggalkan kesan kan
Ibu Ulfa: dan turun ke zina mata seperti yang dibilang mbak ocha
Kiki: ketika mandang pertama sebaiknya tundukan …
karena kalo kita pandang yang kedua sesungguhnya itu untuk
syetan,,,wallahu alam
Ibu Ulfa: tadi ada tambahan dari mbak q-q amelia..itu juga mengingatkan..

Lucky: saya mau sharing sdikit nih

Lucky: salah satu teman kantor saya nonton tv di National Geographic
Lucky: judulnya waktu itu mengenai menumbuhkan perasaan cinta
Lucky: ditujukan kepada pasangan2 bule yang merasa rumah
tangganya sudah tidak ada cinta lagi
Lucky: nah salah satu therapy-nya adalah
Lucky: pasangan itu saling berpandangan mata selama 2 menit
Lucky: karena menurut penelitian mereka
Lucky: pandangan mata antara lawan jenis selama 2 menit akan
menimbulkan getar rasa
Lucky: jadi disitu saya berpikir, disitulah mengapa kita disuruh
menundukan mata
Lucky: gitu aja sih tambahan dari saya
Ibu Ulfa: jazakillah mbak lucky..hasil penelitian itu
menguatkan perintah Allah ya untuk menjaga pandangan mata..^-^
Lucky: iya mbak

Uci: kalo gak sengaja melihat aurat ?

Ibu Ulfa: tidak sengaja melihat aurat? ya segera istighfar dan
memalingkan pandangan saja
Ocha: segera menunduk mba uci
Uci: iya iya

Ocha: sesungguhnya, mata kita adalah gerbang maksiat. Siapa
saja yang kurang mampu menjaga pandangannya dari sesuatu yang
diharamkan, maka sedikit demi sedikit ia akan terjerumus ke dalam
jerat syetan.

Ocha: Suatu ketika Ummi Salamah ra berkata: Ketika saya dengan
Maimunah ada di sisi Rasulullah SAW tiba-tiba masuk ketempat kami
Abdullah bin Ummi Maktum, kejadian itu sesudah ayat hijab yang
diperintahkan kepada kami. Rasulullah bersabda: “Berhijablah kamu
daripadanya”.
Ocha: Dalam kisah lain disebutkan pula bahwa Rasulullah SAW
pernah menggerakkan tangannya untuk memalingkan wajah Al-Fadhl, ketika
sahabatnya itu ketahuan tengah memandang seorang wanita asing dengan
sengaja.
Ocha: Kami menjawab, “Ya Rasulullah bukankah ia seorang yang
buta tidak melihat dan tidak mengenal kepada kami?” Kemudian beliau
menjawab, “Apakah kamu juga buta, tidakkah kamu melihat padanya?”.

Ibu Ulfa: oh ya ingat..dikit aja
Ibu Ulfa: sebenarnya menjaga pandangan mata itu satu paket dengan
menjaga pendengaran juga..

Muza: satu paket mba ?
Muza: maksudnya gimana tuh mba ?
Muza: bisa dijelaskan
Ibu Ulfa: mungkin kesempatan berikut ya…
Ibu Ulfa: maksudnya materinya
Ocha: berarti bersambung ke episode selanjutnya muza.. insya Allah
Muza: insyaAllah
Ibu Ulfa: insya Allah…
Ibu Ulfa: mari menjaga pandangan mata ya..tingkatkan kembali ghadul bashar
Nova: insyaallah…
Ibu Ulfa: haik itu aja tambahannya
Muza: insyaallah…
Ocha: mencegah pintu masuk syetan
Muza: semangattt !!!!!!!!
Shinta: aamiin, insyaAllah semoga Allah memudahkan penjagaan
mata kita selain kita jg hrs berusaha yaa
Nova: amin…
Ocha: amiin


Responses

  1. sangat menyentuh hati kita sebagai akhwat ya… ternyata dengan menjaga pandangan, hati kita pun terjaga


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: